Monday, January 30, 2017

Belajar Dari Orang Zalim



Apakah ada manusia yang dapat selalu berbuat sesuai dengan apa yang diucapkannya? Munkin hanya nabi saja yang sanggup mengaplikasikan atas apa yang telah dia ucapkan. Tapi sayangnya kita tidak dapat mengharapkan Tuhan menurunkan nabi-Nya lagi, karena Al-Qur’an telah mengatakan bahwa Muhammad Rasulullah saw. Adalah nabi terakhir yang diturunkan-Nya.


Nabi terakhir yang mulia itu, Muhammad Rasulullah saw., telah bersabda “tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina.” Sabda Nabi ini tidak salah kalau kita artikan bahwa umat islam harus belajar dari siapapun. Kita pun dari sini diajarkan untuk tidak melihap siapa orang nya, tetapi lihatlah ilmunya. Walaupun orang itu berengsekm tapi kebenaran yang keluar dari mulutnya itu tetaplah suatu kebenaran.

Tampaknya akhir-akhir ini umat islam perlu diingatkan kembali dengan hal ini. Karena telah banyak tokoh yang tadinya dikagumi, ternyata tidak dapat konsisten antara perkataan dan perbuatannya. Apapun kata sang tokoh yang tergelincir itu, tidak pernah dipercayai lagi. Sehingga akhirnya umat yang tadinya memulai mempelajari islam akhirnya melempem kembali. Rupanya umat masih ringkih, tidak dapat berkaca dengan sabda Nabi yang dikemukakan diatas. Mestinya umat harus dibuat tahu, bahwa belajar dari orang Cina yang jelas-jelas kebanyakan dari mereka adalah kafir, dianjurkan oleh Rasulullah saw. Lalu mengapa kita tidak mau belajar dari orang yang jelas-jelas islam tetapi belum mampu untuk selalu menundukkan nafsu jeleknya?

Dengan demikian, marilah kita belajar dari seorang munafik; tentu nya dengan catatan bahwa “ilmu munafik” yang dimiliki orang itu tidak usah kita pelajari. Demikian juga, marilah kita belajar dari orang yang suka bergunjing; tentunya juga dengan catatan yang sama bahwa bukan “ilmu gossip” orang itu yang akan kita sadap. Dan terakhir, inilah yang paling berat, marilah kita belajar dari orang gila.

*dirangkum dari buku Renungan Kalbu

No comments:

10 Kelebihan yang Dimiliki Oleh Anak

 Setiap anak memiliki potensi oleh Allah swt. Allah memberikan 10 kelebihan kepada anak, maka orang tua harus memperhatikan kecerdasannya: 1...