Tuesday, December 8, 2015

Manusia Pasti Mati


Hidup itu tak seindah disurga. Memang benar bahwa hidup itu tidaklah seindah disurga. Munkin suatu saat manusia akan tersenyum degan keindahan surga, sebuah keindahan yang tak pernah dirasakan sewaktu hidup didunia, kenikmatan yang tak pernah diraih selama dibumi, kealamian yang tak pernah disentuh ketika dibumi.

Betapa banyaknya manusia lupa akan kecantikan taman surga, bidadari yang menawan melebihi kecantikan para wanita yang ada didunia.

Kita tidak selamanya menghuni bumi ini, akan selalu ada yang menggantikan kehidupan kita, perjuangan, perjalanan dan keberadaan kita. Bumi hanyalah tempat persinggahan untuk belajar dan berikhtiar dengan tujuan menggapai sebuah hasil yang abadi, kehidupan yang abadi = surga.

Bukti nyatanya, manusia tidak pernah bisa untuk memiliki selamanya dibumi ini, karna apapun yang kita dapat, kita raih, kita capai semuanya akan bergilir, berpindah tangan dari generasi ke generasi. Kemegahan yang kita ciptakan dibumi ini semuanya akan menjadi tanah, menjadi debu, hilang seperti asap.

Beranjak waktu, semua akan terlupakan, manusia hanyalah kenangan semenit, tidak akan pernah abadi, manusia adalah makhluk yang mudah dilupakan dan terlupakan.
Pertanyaannya:

  •  Apakah pernah terpikirkan dalam keseharian kita untuk hidup di alam surga?
  • Bagaimana caranya masuk surga?
  • Pernahkah kita berniat untuk langsung masuk kesurga, tanpa proses pembakaran?
  • Pernahkah dalam keseharian kita berdoa untuk terhindar dari api neraka?
Tentu pertanyaan ini belum bisa mengetuk hati kita, namun pertanyaan ini memiliki kekuatan tersendiri jika kita memaknainya dengan penuh kesadaran. Bukan kesadaran mengenai kita hidup didunia ini namun sadar akan arti kita hidup didunia ini.

wasalam

Surat Rindu

Hi dear, kamu sekarang lagi apa? apakah kamu masih sering memimpikanku? aku kangen dengan cubitanmu disaat kita bercanda diatas motorku setelah shalat Isha bareng di masjid tempat kita biasa berjamaah. Kau membuatku mimpi indah malam itu, tak henti-hentinya bibir ini selalu tersenyum. Mengenangmu adalah sebuah keindahan bagiku, pikiranku tak pernah lepas dari bayanganmu, ingin sekali aku kesana membelai rambutmu yang panjang, menyentuh pipi mu yang semox.
Aku jadi teringat pada bulan puasa kemaren disaat kita berlelah berjalan kaki mengelilingi wisata Monas, semua orang memandang kebahagiaan kita, kita berjalan, menghindari kegalauan, menelusuri pesona cinta. Kita tidak pernah mengerti dengan tatapan orang, kita tidak tahu orang berbicara apa, karena kita adalah sepasang merpati yang terbang melayang dibadung angin.
My dear, ga ada kopi manis semanis buatanmu, ga ada yang mau mendengarkan pembicaraanku yang berjam-jam lamanya, cuma kamu yang selalu mengerti dengan cuaca hatiku, aku rindu kamu, sayangku! 1000 ketulusan hati ini hanya untuk mu. 1000 puisiku bernyanyi untukmu, 1000 syairku berdendang untukmu.
My dear, semoga kamu baik-baik saja disana, aku disini selalu merinduimu. Kita memang berbeda dalam segala hal tetapi sama dalam cinta. Goresan tinta ini akan dibawa angin untuk mengingatmu, mengembara melintasi samudera untuk menyampaikan sebuah pesan, semua ini hanya untukmu, kekasihku!

10 Kelebihan yang Dimiliki Oleh Anak

 Setiap anak memiliki potensi oleh Allah swt. Allah memberikan 10 kelebihan kepada anak, maka orang tua harus memperhatikan kecerdasannya: 1...